Definisi
Konsep Sistem Informasi
Secara
umum, Data dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan fakta yang jauh
lebih berharga ditambah jauh lebih bermakna untuk penerima informasi yang
menjelaskan kesempatan nyata yang digunakan untuk pengambilan penentun
keputusan.
Adapun
banyak pengertian data dari berbagai sudut pandang , Menurut :
Gordon
B. Davis dalam sebuah bukunya Management
Information System. Conceptual Foundations, Structures and Development
menyebutkan, Data sebagai bahan mentah dari informasi yang dirumuskan sebagai
lambang-lambang tidak acak yang menunjukan jumlah atau tindakan atau hal-hal
lain.
Data
berbentuk dari karakter, dapat berupa alfabet, angka maupun simbol khusus
seperti “*$” dan “/” disusun untuk diolah dalam bentuk struktur data, struktur
file dan basis data.
Informasi
ibarat darah yang mengalir dalam suatu organ tubuh, jadi informasi ini sangat
penting didalam suatu organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan
informasi akan menjadi luruh, kerdil, dan akan berakhir.
Aktifitas Sistem Dasar Sistem Informasi
•Input, Melibatkan
pengumpulan data mentah dari dalam organisasi atau dari
lingkungan eksternal untuk pengolahan dalam suatu sistem informasi.
•Process, Melibatkan
proses mengkonversi input mentah ke bentuk yang lebih bermakna.
•Output, Mentransfer
proses informasi kepada orang yang akan menggunakannya atau kepada
aktivitas yang akan digunakan.
•Feedback, Output
yang di kembalikan ke anggota organisasi yang sesuai untuk
kemudian membantu mengevaluasi atau mengkoreksi tahap Input.
Blok-Blok Sistem Informasi
Jhon burch dan Gary Grudnitski
mengemukakan bahwa sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut
dengan istilah building blok yaitu blok masukan, blok model, blok keluaran,
blok teknologi, blok basis data, dan blok kendal.Blok-Blok Sistem Informasi
•Blok Masukan, Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
•Blok Model, Blok model ini terdiri dari kombinasi prosedur logika dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan didasar data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
•Blok Keluaran, Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.
•Blok Teknologi, Teknologi merupakan “kotak alat” (toolbox) dari pekerjaan sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendaliaan dari sistem keseluruhan.
•Blok Basis Data, Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data didalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa, supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan perangkat yang disebut dengan DBMS (Data Base Management Sistem).
•Blok Kendali, Supaya sistem informasi dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan, maka perlu diterapkan pengendalian-pengendalian didalamnya.
Contoh Penerapan Sistem Informasi
Sistem Biometrik yang dapat mencegag orang yang tak berwewenang memasuki fasilitas-fasilitas rahasia atau mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata.
Geometri
jari. Peralatan ini sama untuk sistem-sistem geometri. Pengguna
menempatkan
satu
atau dua jari di bawah sebuah kamera yang menangkap
bentuk
dan
panjang wilayah jari serta tulang-tulangnya. Sistem menangkap
gambar tiga dimensi dan mencocokkan data
dengan template-template yang
disimpan
untuk
menentukan identitas.
Input -> Process -> Output
Tidak ada komentar:
Posting Komentar